Download aplikasi Takwa di Google Play Store

Siapa yang Belum Membaca Ayat Kursi? Ini Keutamaannya!

Siapa yang Belum Membaca Ayat Kursi? Ini Keutamaannya!

Ayat kursi adalah salah satu ayat dari surat Al Baqarah no 255.  Para ulama menyebutkan ayat ini amatlah besar keutamaannya di antara ayat-ayat dalam Al Quran lainnya. Imam Al Qurthubi dalam tafsirnya, beliau meriwayatkan dari Muhammad bin Al Hanafiyyah ia berkata: di saat turun ayat kursi, patung-patung di seluruh dunia bergetar, begitupun malaikat dan jatuhlah seluruh mahkota dari kepala-kepala mereka, para setan saling memukul satu sama lainnya. Hingga datanglah Iblis dan mereka (setan) mengabarkan apa yang yang terjadi ke padanya. Lantas Iblis memerintahkan mereka untuk pergi ke Madinah, dan mengetahui bahwa ayat Kursi telah turun. 

 

Al Baqarah ayat 255, ayat kursi:

 

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِندَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ 

 

artinya:”Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

Install Takwa App

 

Imam Muslim dalam Shahih-nya menyebutkan ayat yang paling utama adalah Ayat kursi. At Thontowy dalam tafsir wasith-nya menjelaskan maksud keutamaan sebuah ayat dari ayat lainnya adalah berkenaan dengan pahala yang didapatkan pembaca lebih dari pada ayat lainnya.  Dan keutamaan ayat kursi ini secara tekstual memang mengandung berbagai hukum dan sifat Tuhan yang tetap dan sifat-sifat yang tidak dapat disematkan ke pada Allah Swt. Dalam sebuah hadis, Abu Hurairah Ra mengatakan bahwa Rasulullah Saw berkata: setiap perkara memiliki punuk (inti) dan inti Al Quran adalah surat Al Baqarah, dan di dalamnya terdapat ayat yang paling utama dan itu adalah ayat Kursi.

Keutamaan Ayat Kursi

  1. Allah akan selalu menjaga orang yang membacanya sebelum ia terlelap

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dari Abu Hurairah Ra, ia mengatakan suatu ketika Rasulullah Saw mengamanahinya sebagai penjaga harta zakat (baitul mal). Lantas terdapat seorang yang mengendap untuk mencuri harta tersebut, maka Abu Hurairah menangkapnya. Kemudian si pencuri berkata, “maafkanlah aku, aku adalah seorang yang membutuhkan. Aku memiliki keluarga yang memerlukan makanan. Aku tidak akan mengulanginya kembali.” Karena merasa tidak tega, Abu Hurairah pun melepaskannya dan tetap melaporkan apa yang terjadi kepada Rasulullah Saw. 

 

Ternyata kejadian tersebut terulang hinggal kali ke tiga, dan lagi-lagi Abu Hurairah dapat menangkapnya. Di akhir pertemuan si pencuri dan Abu Hurairah ia berkata, aku akan mengajarimu sebuah ayat yang mana Allah akan menjagamu karenanya dalam tidurmu hingga subuh menjelang. Dan Abu Hurairah pun melepaskannya, dan melaporkan apa yang terjadi kepada Rasulullah. Rasulullah Saw pun berkata kepadanya, “sesungguhnya orang yang bertemu denganmu adalah orang yang amat pendusta, tapi untuk kali ini ia jujur. Orang yang berbicara padamu dalam tiga hari itu adalah setan.”

 

Baca Juga: Adab berteman dalam Islam. Pergaulan Islam, adab bergaul dengan teman.

 

  1. Tiada penghalang atas surga untuknya 

Imam Ali Karromahullah wajhah, berkata: “aku mendengar nabi kalian berujar di atas mimbar: barang siapa membaca membaca ayat kursi selepas setiap shalat tidak ada penghalang untuknya untuk memasuki surga kecuali kematian. Dan yang mengamalkannya secara konsisten hanyalah seorang hamba yang jujur” terdapat banyak khabar serupa yang diriwayatkan oleh para ulama tentang keutamaan membaca ayat kursi dan pahala serta balasannya barang siapa yang membacanya di setiap akhir sholat. 

 

Seperti sebuah hadis  yang diriwayatkan oleh Anas Ra, Allah Swt mewahyukan kepada nabi Musa Ra, “barang siapa yang mendawamkan, membaca ayat kursi selepas setiap sholat, aku akan memberikan kepadanya seperti apa yang aku berikan kepada orang-orang yang bersyukur dan pahala para nabi dan amalan orang-orang shadiq, dan dihamparkan kepadanya sumpahku atas kasih sayangku, dan tidak ada penghalang atasnya untuk ke surga kecuali kematian.”

 

  1. Rumahnya akan dijaga oleh Allah Swt dari gangguan setan

Siapakah sebaik-baiknya penjaga? Tentunya Dia lah yang menciptkan kita dan semua alam ini bukan? Dengan cara anda membacakan rutin ayat kursi di dalam rumah anda, hal itu mampu untuk memberikan semacam tameng tak terlihat. Dan ini adalah cara sebaik-baiknya dari tawakkal, yaitu meminta perlindungan hanya kepada pada Allah Swt. 

 

Dalam al Mustadraknya, imam Abu Abdullah Al Hakim meriwayatkan hadis dari Abu Hurairah Ra. Tidak lah seseorang membacanya dalam sebuah rumah, kecuali setan akan keluar dari rumahnya. Karena itulah, ayat ini kerap dimasukan ke dalam untaian dzikir pagi dan petang yang dikarang oleh banyak ulama. Dengan izin Allah rumah itu akan tentram dan terjaga dari segala gangguan setan. 

 

  1. Ayat yang banyak menyebutkan sifat-sifat Allah 

Berkenaan dengan keutamaannya, Imam Ibnu Katsir menyebutkan jika ayat ini menyebutkan 10 sifat Allah Swt secara kontinu. Sifat-sifat tersebut adalah:  Keesaan Allah, Yang Maha Hidup, Yang selalu terjaga, Yang tidak pernah mengantuk dan tidur, Yang memiliki langit dan bumi, Yang tidak pernah terberatkan untuk menjaga keduanya (langit dan bumi), Yang maha tinggi dan Yang maha perkasa. 

 

Demikian tadi adalah beberapa keutamaan ayat Kursi yang disebutkan oleh para ulama. Tujuan utama dari ayat kursi adalah agar umat muslim dapat mengenal Allah Swt dengan segala sifat-Nya, dengan itu ia akan beriman mengamalkan serta membaca dan mentadaburi maknanya setiap hari. Wallahua’lam bishowab

 

_

Penulis:
Albi Tisnadi Ramadhan,
Sedang menempuh studi di Universitas Al Azhar, Kairo. Fakultas Studi Islam dan Bahasa Arab.

Editor:
Azman Hamdika Syafaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *