Download aplikasi Takwa di Google Play Store

Naskah Khutbah Jumat: Bentuk Ketaatan pada Nabi Muhammad SAW

Naskah Khutbah Jumat: Bentuk Ketaatan pada Nabi Muhammad SAW

Khutbah jumat merupakan salah satu hal yang wajib disampaikan saat sholat Jum’at, karena kepentingannya ini, seorang muslim setidaknya memiliki satu catatan naskah khutbah Jumat, agar suatu saat apabila dibutuhkan secara tiba-tiba, ia tetap dapat menjalankan syiar agama islam lewat khutbah Jumat. Berikut kami tuliskan contoh naskah khutbah Jum’at yang berjudul: Bentuk Ketaatan pada Nabi Muhammad SAW

Baca juga: 6 Poin Ringkasan Isi Khutbah Wada, Khutbah Terakhir Rasul

 

Contoh Naskah Khutbah Jumat

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

الحَمْدُ للهِ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالهُدَى وَدِيْنِ الحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ

أَشْهَدُ أَلَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَصَفِيُّهُ مِنْ خَلْقِهِ وَعَبِيْدِهِ بَلَّغَ الرِّسَالَةَ وَأَدَّى الأَمَانَةَ وَكَشَفَ الغُمَّةّ وَهَدَى اللهُ بِهِ الأُمَّةَ وَجَاهَدَ فِي اللهِ حَقَّ جِهَادِهِ

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَزِدْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ الأَمِيْنِ وَعَلَى آلِهَ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ

أَمَّا بَعْدُ…

فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوْصِي نَفْسِيْ وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ فِي السِّرِّ وَالْعَلَنْ فَقَدْ فَازَ المُتَّقُوْنَ.

وقال تعالى وهو أصدق القائلين :  يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا (70) يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.

وقال تعالى: من يطع الرسول فقد أطاع الله.

Sidang jumat yang dirahmati oleh Allah SWT, khatib ingin mengingatkan para hadirin dan juga diri khotib sendiri untuk meningkatkan ketakwaaan kepada Allah SWT agar kelak kita termasuk golongan yang Allah rahmati pada hari akhir.

Setiap jumat kita mendengar khotib selalu mengingatkan untk bertaqwa,  apakah definisi dari taqwa? Dan bagaimana kita bertaqwa?

Taqwa didefinisikan oleh imam Ali R.A. meliputi 4 unsur:

  1. الخوف بالجليل 

Takut kepada yang maha agung Allah SWT, karena takut kepada Allah maknanya kita menjalankan apa yang Allah perintahkan dan menjauhi apa yang Allah larang

  1. العمل بالتنزيل, 

mengerjakan amal ibadah sesuai apa yang Allah turunkan dalam Alquran atau lewat kekasihnya Nabi Muhammad SAW.

 Attanzil  merupakan salah satu dari nama Al quran, karena Alquran diturunkan oleh Alah kepada nabi Muhammad selama 23 tahun lewat perantara malaikat jibril

  1. الرضا بالقليل

Ridho dengan apa ygn Allah berikan walaupun hanya sedikit.

Apabila kita ridho dengan apa yang Allah berikan hati kita akan bersih dari iri dan dengki, karena kita tahu rizki dari Allah pasti tepat sasaran.

مَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِأَكَ وَمَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيْبَك

  1. الاستعداد ليوم الرحيل

Mempersiapkan bekal untuk hari kita kembali kepada Allah SWT dengan cara memperbanyak ibadah dan menjauhi maksiat.

 

Maka taqwa bukan hanya diartikan sebagai ketakutan kita kepada Allah, tapi diartikan sebagai ibadah dengan sukarela, sebagai rasa syukur atas nikmat yang telah Ia berikan dan karena kita tahu suatu hari nanti kita akan kembali kepadaNya, bukan sebagai orang yang ketakutan kepada tuhannya, tapi sebagai orang yang merindukan kekasihnya.

 

Hadirin siding jumat yang berbahagia…

 Di awal khutbah khotib telah membacakan satu ayat yang di dalamnya disebutkan ganjaran bagi orang yang bertaqwa kepada Allah dan Rasulullah

وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.

Karena Rasulullah lah pintu kita untuk sampai kepada Allah SWT.

 Taat kepada Rasulullah SAW dapat diaplikasikan dalam 3 hal:

Pertama: dengan mengikuti perkataan dan perbuatannya.

Taat dan patuh kepada perkataan Rasul adalah bukti cinta kita kepada Rasulullah, bagaimana kita mengatakan mencintai Nabi Muhammad tapi melanggar perintah-perintahnya.

Perkataan Rasulullah yang berisi nasehat-nasehat yang dikatakan dalam hadist-hadistnya kalau kita perhatikan ternyata memiliki rahasia yang amat besar , yang dimana apabila kita amalkan insya ALLAH hidup kita akan tenang di dunia dan akhirat.

Sebagai contoh mari kita dengarkan satu hadist ini, diriwayatkan oleh imam Bukhori:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فلا يؤذ جاره, ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه ومن كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيرا أو ليصمت رواه البخاري

Di hadist ini Rasulullah memberikan kita nasehat dalam menjalani hidup, dengan melakukan 3 hal: 

  1. Tidak menyakiti tetangga, karena mereka lah yang akan pertama kali ada saat kita dalam keadaan sulit, mereka yang akan membantu kita ketika ada masalah. Yang sangat disayangkan , jutsru sekarang kita lihat tetangga saling tidak peduli bahkan tidak saling mengenal, kita lebih senang meminta tolong lewat jasa di internet ketimbang ke tetangga,

Inilah bukti kita kurang mengamalkan nasehat Rasul, sehiingga adanya tetangga tidak membantu kita dalam hidup dan kita tidak membantunya dalam hidup.

  1. memuliakan tamu,  disinilah kunci dari keberkahan rumah, semakin banyak orang bertamu, semakin banyak kita sedekah dengan memberikan air, teh, makanan semakin berkah pula rumah kita dengan banyaknya sedekah.
  2. Mengatakan hal baik atau diam, Rasulullah sangatlah cerdas, ia mengakhiri hadist dengan perkara yang amat penting yaitu menjaga mulut. Masuk juga dalam nasehat ini menjaga tangan agar tidak mempost atau coment hal yang tidak baik di social media, Karena banyaknya permasalahan hari ini lahir dari social media, dari orang-orang yang mengomentari hal yang bukan urusannya dan mengomentari hal yang bukan bidangnya.

 

Hadirin sidang Jumat yang dirahmati ALLAH

Lihatlah bagaimana Rasulullah memberi kita nasehat dalam menjalani hidup, agar kita Bahagia di dunia dengan saling mengasihi antar tetangga, saling menolong antar tetangga juga Bahagia dengan senangnya tamu berkunjung ke rumah kita dan senang dengan kaetenangan hidup tanpa ada keributan yang timbul dari salah dalam berbicara, ini baru di dunia, di akhirat nanti Allah telah mempersiapkah ganjaran yang jauh lebuh besar dari yang ada di dunia.

 

Hadirin yang dirahmati Allah…

 Ketahuilah, bahwa Perbuatan Rasul dibagi menjadi ibadah dan adat, keduanya bernilai ibadah dan mendapatkan pahala apabila diniatkan untuk mengikuti Rasulullah. Ibadah Rasulullah seperti sholat zakat, puasa semua akan mendapatkan pahala apabila diamalkan dengan ikhlas. Begitu juga adat atau kebiasaan Rasulullah. Mengikuti kebiasaan Rasul adalah bukti cinta yang sangat kuat, para sahabat Rasulullah sangat senang mengikuti Rasulullah.

Ada cerita, suatu hari imam Ali pernah naik unta, membaca doa lalu tersenyum, para sahabat yang melihat itu terbingung, kenapa engkau naik unta, berdoa lalu tersenyum? Beliau menjawab karena Rasulullah melakukannya.

Wahai Imam Ali, kenapa engkau tersenyum setelah menaiki unta? Ternyata beliau tersenyum karena ingin mengikuti kekasihnya, baginda nabi Muhammad SAW. Begitu indahnya kecintaan para sahabat kepada nabi Muhammad, bahkan mereka ingin mengikuti perbuatan Rasulullah dalam hal-hal yang otak kita tidak sampai berfikir kesana.

 

 Selain mengikuti perbuatan Nabi Muhammad, bentuk ketaatan kita kepada beliau juga tergambarkan dengan mengikuti Akhlaq Rasulullah, Akhlaq Rasulullah adalah sebaik-baik ahlak manusia. Cukup lah pujian Allah ini menjadi bukti kemuliaan akhlak Rasulullah:

وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيْمٍ

 

Siti Aisyah pernah ditanya bagaimana akhlaq Rasulullah ? beliau menjawab :

كَانَ خُلُقُهُ القُرْآنُ

Akhlaqnya Rasul adalah al-quran.

Mulianya akhlaq Rasulullah dapat kita lihat dari banyaknya hadist yang menceritakan kemuliaan akhlaq Rasulullah, bagaimana tawadhu beliau sebagai pemimpin rela dijamu hanya dengan kaki kambing. Bagaimana beliau sebagai pemimpin ikut memasak kambing. Juga kehidupan beliau yang amat sederhana, padahal beliau mampu memiliki seluruh dunia dan isinya, tapi beliau memilih tidur hanya beralaskan tikar, makan hanya dengan roti keras dan cuka. صلى الله عليه وسلم

Bukti ketaatan kepada nabi Muhammad yang terakhir adalah syamailnya, atau fisik dan sifat Rasulullah.

Disebutkan dalam syamail Muhammadiyah milik imam Tirmidzi bagaimana kesempurnaan sifat dan fisik Rasulullah. Tidak ada sifat baik yang kita miliki kecuali Rasulullah memilikinya dan lebih baik dari kita  Tak heran Imam Bushiri sampai memuji :

فَإِنَّ فَضْلَ رَسُولِ اللهِ لَيْسَ لَهُ – حَدُّ فَيُعْرِبَ عَنْهُ نَاطِقٌ بِفَمِ

Sesungguhnya keutamaan Rasulullah tidak terbatas, sehingga tidak satupun mampu mengutarakannya dengan kata-kata.

 

Lalu bagaimana sebenarnya hakikat Rasulullah?

Dijawab oleh Imam Bushiri:

فَمَبْلَغُ العِلْمِ فِيْهِ أَنَّهُ بَشَرٌ-  وَأَنَّهُ خَيْرُ خَلْقِ اللهِ كُلِّهِمِ

Puncak pengetahuan kita tantangnya ialah bahwa ia manusia dan ia adalah sebaik-baik seluruh ciptaan Allah.

 

Hadirin sidang jumat yang berbahagia, menutup khutbah pada siang hari ini khotib ingin membacakan satu ayat al quran:

لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

mari kita sama-sama jadikan Rasulullah sebagai panutan kita di dunia ini, insya Allah kita akan menemukan ganjaran yang amat besar dari Allah SWT.

 

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِيْ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَفَعَنَا بِمَا ِفْيِه مِنَ الآيَاتِ وَالذِّكْرِ الحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ اللهُ مِنَا وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الَعلِيْمُ وَتُوْبُوْا إِلَيْهِ إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرّحِيْمِ…

Khutbah Kedua

اَلْحَمْدُ للهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ لله وَحْدَه لاَشَرِيْكَ لَهُ، اِرْغَامًا لِمَنْ جَحَدَ بِهِ وَكَفَرَ، وَأَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ سَيِّدُ اْلاِنْسِ وَالْبَشَرِ، اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، اَمَّا بعْدُ.

فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوْا الله تَعَالىَ وَذَرُوْا الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ وَمَا بَطَنَ وَحَافِظُوْا عَلىَ الطَّاعَةِ وَحُضُوْرِ الْجُمْعَةِ وَالْجَمَاعَةِ وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَنَّى بِمَلاَئِكَةِ قُدْسِهِ فَقَالَ تَعَالىَ وَلَمْ يَزَلْ قَائِلاً عَلِيْمًا إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِىْ يَاَ أيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا، اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلىَ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ اَلِ سَيِّدِنَا اِبْرَاهِيْمَ في ِالْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

اَللّهُمَّ وَارْضَ عَنِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ سَيِّدِنَا أَبِى بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ وَعَلِيٍّ وَعَنْ سَائِرِ أَصْحَابِ نَبِيِّكَ أَجْمَعِيْنَ وَعَنِ التَّابِعِيْنَ وَتَابِعِى التَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ اَللّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ بِرَحْمَتِكَ يَا وَاهِبَ الْعَطِيَّاتِ، اَللّهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا الْغَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالزِّنَا وَالزَّلاَزِلَ وَالْمِحَنَ وَسُوْءَ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَعَنْ سَائِرِبَلاَدِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ الله إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَاِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمِ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُاللهِ اَكْبَرُ.

Naskah khutbah Jumat ini lengkap dengan semua rukun dan sunnah khutbah, rukun khutbah meliputi: hamdalah, sholawat kepada Nabi Muhammad, membaca 2 kalimat Syahadat, membaca salah satu ayat Al Quran, memberikan wasiat ketakwaan dan doa. Rukun Khutbah wajib disampaikan dan tidak boleh terlewatkan, sementara isi khutbah dan lainnya hanya tambahan yang boleh ditinggalkan. wallahu a’lam bisshowab

_

Penulis:
Fikri Hakim,
Alumni Fakultas Ushuluddin Program Studi Tafsir, Al-Azhar – Kairo.

Editor:
Azman Hamdika Syafaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *