Download aplikasi Takwa di Google Play Store

Mengapa Izrail Ditugaskan Sebagai Malaikat Pencabut Nyawa?

Mengapa Izrail Ditugaskan Sebagai Malaikat Pencabut Nyawa?

Izrail merupakan malaikat yang pasti akan mendatangi setiap manusia. Menjelang ajal, malaikat maut ini akan melepaskan ruh dari jasad. Ia memang ditugaskan Allah SWT sebagai malaikat pencabut nyawa. Bukan tanpa alasan, malaikat yang dalam Al-qur’an disebut sebagai Malak-l- Maut ini diberi amanah tersebut. Ada serangkaian kisah, yang akhirnya membuat Izrail terpilih menjadi malaikat pencabut nyawa.

Alasan Izrail Ditugaskan Sebagai Malaikat Pencabut Nyawa

Ini berawal ketika Allah SWT memerintahkan Izrail bersama malaikat Jibril, Israfil, dan Mikail untuk mengambil tanah ke bumi dalam proses penciptaan Adam As. Dalam sebuah hadits mu’tabar yang dinukil dari Imam Ja’far As-Shadiq  disebutkan nahwa sebelum menciptakan Adam dari tanah, Allah SWT terlebih dahulu memberi kabar terhadapa bumi bahwa Dia akan mengambil tanah di sana.

“Hai bumi, Aku akan ciptakan manusia dari saripatimu. Sebagian mereka ada yang taat kepada-Ku dan sebagian yang lainnya durhaka kepada-Ku. Siapa yang taat kepada-Ku maka akan Aku masukkan dia ke dalam surga-Ku, dan siapa yang durhaka kepada-Ku akan Aku masukkan ke dalam neraka-Ku” Imam Ats-Tsa’labi.

Allah SWT kemuadian mengutus malaikat Jibril untuk mengambil tanah ke bumi. Namun sebelum sempat mengambilnya, bumi memberikan pertanyaan kepada Jibril terkait tujuan Allah mengambil tanah di bumi. Kemudian Jibril menjawab “ karena Allah akan memerintahkan Adam As dan keturunannya untuk menyembah-Nya. Setiap yang taat diantara mereka akan berada dalam naungan rahmat-Nya dan dipersilahkan masuk surga.sementara Dia akan menyiksa siapa saja yang diantara mereka yang menentang-Nya dan tidak taat kepada-Nya di dalam penjara Jahannam-Nya untuk selama-lamanya.

Ketika mendengar jawaban Jibril, bumi pun memelas dan bersumpah dengan nama Allah bahwa ia tidak sanggup menanggung beban manusia di bumi. “Demia Allah, aku  berlindung kepada-Mu dan utusan-Mu, agar Engkau tidak mengambil sebagian dari kami jika nantinya akan menjadi penghuni neraka”.

Mendengar sumpah tersebut, Jibril tidak mengambil apapun dari bumi, lalu kembali kepada allah SWT dan menceritakan alasan bumi yang bersumpah dengan keagungan Allah bahwa dia tidak memiliki kesanggupan untuk menanggung azab-Nya.

Allah lantas mengutus dua malaikat sekaligus yakni Mikail dan Israfil untuk turun ke bumi mengambil tanah. Lagi-lagi, bumi melakukan hal serupa dengan bersumpah membawa nama Allah. Kedua malaikat ini pun kembali lagi kepada Allah SWT tanpa membawa sedikit tanah pun sama seperti Jibril.

Baca Juga: Azazil, Panglima Perang Malaikat Yang Dikutuk Menjadi Iblis

 

Lalu Allah SWT memerintahkan malaikat Izrail untuk mengambil tanah itu. Namun Izrail bebrbeda dengan tiga malaikat lainnya. Ia langsung memukul bumi dengan pedangnya dan bumi pun bergetar ketakutan, lantas malaikat Izrail mencabutnya segenggam.

Meski bumi sudah bersumpah atas nama Allah SWT, namun ia tetap mengambil tanah seraya berkata: “ aku takut menyalahi (melanggar) perintah Allah, aku sama sekali tak akan melanggar perintah Tuhanku, walau dengan segala perendahan drimu”.

Ketika Izrail mengambil paksa (mencabut) sebagian dari bumi, bumi pun menangis merasa kehilangan. Kemudian tanah itu dibawa menghadap Allah. Lalu Allah berfirman kepada Izrail:

“Mengapa engkau tidak mengikuti sumpahnya (bumi)?”. “Perintah-Mu lebih aku takuti daripada sumpahnya” Jawab Izrail. Kemudian Allah berfirman: “engkaulah Malaikat Pencabut Nyawa (Malak-l-Maut)”.

Kemudian Allah memberikan penghargaan kepadanya atas hal tersebut. Dengan alasan inilah, Allah memerintahkan atau memberikan tugas kepada Izrail untuk mencabut nyawa-nyawa hamba-Nya. Malaikat Izrail diberi kemampuan yang luar biasa oleh Allah hingga barat dan timur dapat dijangkau dengan mudah olehnya seperti seseorang yang sedang menghadap sebuah meja makan yang dipenuhi dengan berbagai makanan siap untuk dimakan. Ia juga sanggup membolak-balikkan dunia sebagaimana kemampuan seseorang sanggup membolak-balikkan uang.

Bagaimana Izrail Mencabut Nyawa Orang?

Sewaktu malaikat Izrail menjalankan tugasnya sebagai malaikat pencabut nyawa, yang mencabut nyawa makhluk-makhluk dunia, ia akan turun ke dunia bersama-sama dengan dua kumpulan malaikat yaitu malaikat rahmat dan malaikat azab.

Menurut kisah Kabil Akbar, malaikat maut tidak mengetahui kapan tiap-tiap makhluk yang akan mati. Dikatakan olehnya Allah telah menciptakan sebuah pohon (Sidratu-l-Muntaha) di bawah Arsy yang mana jumlah daunnya sama banyak dengan bilangan makhluk yang Allah ciptakan.  Jika satu makhluk itu telah diputuskan ajalnya, maka umurnya tinggal 40 hari dari hari yang diputuskan. maka jatuhlah daun itu kepada malaikat maut, tahulah bahwa dia telah diperintahkan untuk mencabut nyawa orang yang tertulis pada daun tersebut. Sampai ada daun yang terletak di bawah arsy gugur.

Kemudian akan jatuh dua titisan dari arah arsy pada daun tersebut, titisan hijau ataupun putih. Hijau menandakan bakal si mayat akan mendapatkan kecelakaan sementara putih menggambarkan dia akan mendapat kebahagiaan. Untuk mengetahui tempat makhluk mati, Allah telah menciptakan malaikat Arham yang akan diperintahkan untuk memasuki sperma yang berada dalam Rahim ibu dengan debu bumi yang akan diketahui dimana ia akan mati dan di situlah kelak ia pasti akan menemui ajalnya. Wallahu A’lam bishawab

Semoga kita termasuk orang yang selalu mengingat kematian dan semoga kita senantiasa menjaga diri dari perbuatan maksiat dan dosa serta tidak lalai dalam mengingat Allah SWT. Aamiiin Ya Rabbal Alamin.

_

Penulis:
Yanuar Huda Assa’banna,
Alumni Fakultas Syari’ah di UNIDA GONTOR

Editor:
Azman Hamdika Syafaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *