Download aplikasi Takwa di Google Play Store

Ketika Malaikat Jibril Menampakkan Wujud Aslinya

Malaikat Jibril merupakan malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu. Ada yang penasaran dengan wujud asli dari malaikat ini. Rasulullah SAW pernah melihatnya, hal ini sesuai firman Allah SWT: “Dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang”. (QS. At-Takwir: 23)

Bahkan para sahabat pun dibuat pingsan oleh wujud malaikat Jibril. Lalu ada apa dengan wujud malaikat tersebut.

Seperti Apa Perasaan Rasulullah SAW ketika pertama kali melihat Jibril mendatangi beliau?

Malaikat Jibril pertama kali mendatangi Nabi Muhammad SAW di goa Hira’saat beliau menerima wahyu. Ketika itu beliau gemetar. Saat kembali ke Mekkah, beliau merasakan bahwa seluruh alam seolah berbicara kepada beliau sambil menucapkan selamat karena telah dipilih menjadi Nabi terakhir. Sesampainya di rumah beliau gemetar dan minta diselimuti oleh istrinya Khadijah.

Melihat itu Khadijah tidak tinggal diam. Beliau menenangkan suaminya, dan akhhirnya beliau mengajak suaminya untuk menemui Waraqah untuk mengetahui peristiwa yang dialami oleh Rasulullah SAW. Waraqah mengatakan bahwa makhluk yang ditemui oleh Rasulullah SAW adalah Malaikat Jibril dan beliau adalah nabi yang ditunggu-tunggu. Ucapan Waraqah ini berdasarkan membaca kitab-kitab. Setelah mengetahui bahwa suaminya adalah seorang Nabi, Khadijah pun turut mendukung dakwah yang dilakukan oleh suaminya.

Sebagai Malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu, pastinya malaikat Jibril sering bertemu dengan Nabi Muhammad SAW. Tak hanya menyampaikan wahyu, Ia juga diciptakan dengan kemuliaan dan kekuatan. Hal ini sesuai firman Allah SWT: “Sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai Arsy, yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya. (QS. At-Takwir: 19-21)

Waktu Rasulullah SAW Melihat Wujud Asli Malaikat Jibril

Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan Abu Asy Syaikh dari Ali bin Husain bahwa nama Jibril adalah Abdullah. Dan tambahan “il” menurut hadits Ibnu Jarir dari Ibnu Abbas menunjukkan tempat untuk menyembah Allah SWT. Dalam menjalankan tugasnya, malaikat Jibril kerap bertemu Nabi Muhammad SAW. Namun tidak dalam wujud aslinya, tetapi dalam wujud manusia. Hanya dua kali Nabi Muhammad SAW melihat wujud asli malaikat tersebut.

Baca Juga: Malaikat Malik, Sang Pemimpin Malaikat Penjaga Neraka

Install Takwa App

Pertama, ketika beliau memintanya untuk menampakkan diri. Beliau kagum ketika melihat sayap malaikat yang membentang dari arah barat ke timur alam semesta. Saat pertama kali melihat wajah Malaikat Jibril, Nabi Muhammad berusia 40 tahun. Saat itu diturunkan wahyu kedua yaitu “Hai orang yang berkemul(berselimut), Bangunlah. Lalu berilah peringatan!.Dan Tuhanm agungkanlah! Dan pakaianmu bersihkanlah, dan perbuatan dosa tinggalkanlah! (QS. Al-Mudatsir: 1-5)

Dalam Sahih Bukhori, saat itu malaikat Jibril sedang terlihat duduk diatas kursi antara langit dan bumi. Dan terus mendekati Rasulullah SAW.dalam kitab tafsir Sowi disebutkan, bahwa Jibril menampakkan diri dengan tinggi yang melewati batas penglihatan. Rasulullah SAW pun berdialog dengan malaikat Jibril. Ternyata Jibril memiliki 600 sayap. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi SAW. Dari Ibnu Mas’ud R.a, “Muhammad SAW melihat Jibril (dalam wujud aslinya),ia memiliki 600 sayap yang menutupi langit.” (HR.An-Nasa’i)

Rasulullah SAW tidak mengira bahwa Allah SWT menciptakan makhluk sangat besar seperti Malaikat Jibril. Sayap yang dimilikinya memiliki ukuran seluas antara timur dan barat. Besarnya malaikat ini digambarkan dalam hadits Rasulullah SAW, “Itulah Jibril yang tidak pernah kulihat ia dalam aslinya. Kecuali pada dua kesempatan itu saja. Aku melihatnya turun dari langit, dimana tubuhnya yang besar memenuhi ruang antara langit dan bumi.” (HR.Muslim)

Saat bertemu Nabi dalam wujud yang asli, malaikat Jibril memakai baju kebesarannya putih seperti mutiara yang larut, ia memiliki rupa yang elok dan rupawan. Bukan hanya itu, ia juga mempunyai kekuatan yang dahsyat. Dengan wujudnya yang begitu besar dan perkasa, ia masih merasa kecil diantara ciptaan Allah SWT. Ia berkata bahwa Israfil memiliki 600 sayap, dan setiap sayap malaikat israfil seukuran dengan seluruh sayapnya.

Kali kedua nabi Muhammad SAW melihat wujud asli malaikat Jibril adalah ketika peristiwa Isra’Mi’raj. Sebagaimana firman Allah SWT: “Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratul Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal.” (QS. An-Najm: 13-15)

Ketika itu Nabi Muhammad SAW sampai di pos perjalanan Sidratul Muntaha. Malaikat Jibril tak sanggup lagi menemani beliau menghadap Allah SWT. Jibril mengatakan bahwa ia tak mampu mendekati Allah SWT. Ia perlu 60.000 tahun untuk terbang agar bisa menemui sang penciptanya. Jika Ia terus memaksakan dirinya untuk menemui Allah SWT, ia akan hancur dan luluh.

Apakah Nabi Muhammad SAW saja yang tak mengira bahwa malaikat Jibril memiliki wujud yang menakjubkan. Ternyata sahabat Hamzah bin Abdul pernah meminta Rasulullah SAW untuk memperlihatkan wujud asli malaikat tersebut. Hamzah sudah diperingatkan oleh Rasulullah SAW bahwa ia tak akan mampu melihat malaikat tersebut. Namun Hamzah tetap dalam pendiriannya.

Kemudian Rasulullah SAW bersabda, “duduklah”. Lalu Jibril duduk di atas sebuah kayu di Ka’bah. Dan kemudian Rasulullah SAW bersabda kepada Hamzah, “bukalah matamu lalu lihatlah.” Kemudian Hamzah membuka mata dan melihat dua kaki Jibril seperti batu permata yang hijau. Sahabat Hamzah pun jatuh pingsan.

Malaikat Jibril memiliki kedudukan yang istimewa, karena ia adalah malaikat yang paling dekat dengan Allah SWT. Ia pulalah malaikat yang mengurus semua kebutuhan hamba Allah SWT. Hal ini sesuai hadits Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Jibril mengurus segala kebutuhan semua hamba. Bila orang mukmin berdo’a, Allah berfirman, “Wahai Jibril, tahanlah kebutuhan hamba-Ku ini. Sebab, Aku mencintainya dan mencintai suaranya.” Dan bila orang kafir berdo’a, Allah berfirman, “Wahai Jibril penuhilah kebutuhan hamba-Ku. Sebab aku membencinya dan membenci suaranya. (diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dan As-Shabuni dari Ajbir bin Abdillah)

Nah sahabat beriman, itulah waktu saat Rasulullah SAW melihat wujud asli dari malaikat Jibril. Ia lebih banyak datang kepada Rasulullah SAW dalam wujud manusia. Namun malaikat Jibril pernah menampakkan wujud aslinya, sampai-sampai Rasulullah SAW tak mengira bahwa malaikat tersebut diciptakan begitu besarnya. Bahkan membuat sahabat pingsan. MashaAllah, sungguh Allah Maha Segala-galanya.

_

 

Penulis:

Yanuar Huda Assa’banna,

Alumni Fakultas Syari’ah di UNIDA GONTOR

 

Editor:

Azman Hamdika Syafaat

الله أعلم بالصوا

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *