Download aplikasi Takwa di Google Play Store

Bisnis Sukses Bukan Soal Berapa Banyak Harta Yang Terkumpul

Bisnis Sukses Bukan Soal Berapa Banyak Harta Yang Terkumpul

Sahabat Yang Dirahmati Allah, 

Kegiatan Bisnis adalah Sebuah aktivitas dengan mengedepankan Peluang dan Kreativitas.

Dan setiap orang yang berbisnis tujuan utamanya adalah memperbaiki finansial atau dengan kata lain ingin memperbanyak Harta.

Lalu bagaimana dengan pandangan Syariat?

Islam yakini hadir dengan sempurna dan setiap permasalahan atau perilaku sudah ada ketetapan hukum berdasarkan Al-Qur’an & Assunah. 

Nah tinggal Kita Pelajari, Pahami dan Laksanakan, Ada 3 Hal Bisnis Sukses dalam Syariat islam

1️⃣. Simak Dalil Berikut

Install Takwa App

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

يٰۤاَ يُّهَا النَّا سُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَ رْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖ وَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطٰنِ ۗ اِنَّهٗ لَـكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ

“Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.” (Al-Baqarah 168)

Perhatikan perintahnya kita diwajibkan dan diperintahkan utk sesuatu yang sederhana. Namun dalam hal ini banyak pengusaha yang gagal padahal dalam kehidupan ini lebih banyak yang Halal dibandingkan yang Haram salah satunya RIBA.

Baca juga: Sedekah Apa yang Paling Utama?

2️⃣. Hindari Hutang

( إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا غَرِمَ, حَدَّثَ فَكَذَبَ وَوَعَدَ فَأَخْلَفَ. )

“Sesungguhnya seseorang yang (biasa) berhutang, jika dia berbicara maka dia berdusta, jika dia berjanji maka dia mengingkarinya” (HR Al-Bukhari)

Rasulullah bersabda, “ Barangsiapa yang mati dalam keadaan memiliki hutang satu dinar atau satu dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan kebaikannya karena di hari akhirat nanti) tidak ada lagi dinar dan dirham .” (HR.Ibnu Majah) dan masih banyak dalil seputar ini

Hukum Berhutang itu memang Jaiz (boleh) namun kalau hidup kita biasa berhutang, maka akan merubah karakter pengusaha menjadi buruk seperti yang dijelaskan dalil diatas serta mudah berbuat maksiat

3️⃣. Bebas Untuk Ibadah Dan Sedekah.

Dalam Hal ini Orang yang dikatakan Sukses dalam Bisnis ya bukan orang yang sibuk dengan bisnisnya dan sulit dihubungi atau bahkan enggan diajak silaturahmi, lagi lagi alasanya sibuk Bisnis

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: 

إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلَّا غَلَبَهُ

“Sesungguhnya agama ini mudah. Tidak ada orang yang bersikap keras dengannya, kecuali akan terkalahkan..” [HR. Bukhari /Fathul Bari]

Padahal kalau kita melihat para sahabat nabi yang kaya raya mereka hidupnya bahagia dan seorang yang ahli ibadah tidak ada ibadah ditinggalkan gara gara Sibuk Bisnis terlebih lagi sedekah mereka pun jor joran dan bahkan haus dengan kegiatan dakwah 

Karena mereka (para nabi & sahabat & orang soleh) paham keutamaan sedekah, akan Menambah Kemuliaan dan Derajat

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَمَا زَادَ اللَّهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلَّا عِزًّا وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللَّهُ

Dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim)

Sedekah mereka pun ikhlas tanpa pamrih dan tanpa ada motivasi duniawi 

Berbeda dengan sebagian pengusaha zaman now sedekah hanya bagian dari ritual untuk menambah Harta Dunia. (astaghfirullah)

Semoga Allah memberikan kemudahan dan keberkahan pada Bisnis kita yang insya Allah jadi bisnis sukses.

Jika dirasa bermanfaat silahkan dishare.

Barakallahufikum.

_

Penulis:

Abu Assakha Ananta

 

Editor:

Azman Hamdika Syafaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *