Download aplikasi Takwa di Google Play Store

10 orang sahabat yang dijamin masuk surga oleh Rasulullah SAW

10 orang sahabat yang dijamin masuk surga oleh Rasulullah SAW

Para sahabat Rasulullah Saw adalah generasi terbaik dari para umatnya. Mereka adalah murid-murid pertama dari madrasah Rasulullah Saw, yang mana wahyu turun juga untuk memecahkan permasalahan sosial yang terjadi pada masa itu. Keistimewaan ini juga tidak datang begitu saja, akan tetapi mereka memang dianugerahi sifat mulia dan akhlak budi yang luhur. Bahkan di antara mereka ada yang diberikan legitimasi akan masuk surga langsung dari rasulullah bahwa mereka adalah 10 sahabat yang dijamin masuk surga.

Berikut ini adalah teks hadis beserta sanad periwayatannya dari Imam Ahmad dalam Musnadnya, dan Imam Tirmidzi dalam Sunannya:

حدثنا قُتيبة بن سعيد حدثنا عبد العزيز بن محمد الدَّراوَرْدِي عن عبد الرحمن بن حميد عن أبيه عن عبد الرحمن بن عوف: أن النبي – صلى الله عليه وسلم – قال: “أبو بكر في الجنة، وعمر في الجنة، وعلي في الجنة، وعثمان في الجنة، وطلحة في الجنة، والزبير في الجنة، وعبد الرحمن بن عوف في الجنة، وسعد بين أبي وقاص في الجنة، وسعيد بن زيد بن عمرو بن نفَيل في الجنة، وأبو عبيدة بن الجراح في الجنة”.

Telah dibacakan hadis ke pada kami dari Quthaibah bin Said, dibacakan ke pada kami dari Abdul Aziz bin Muhammad Ad Darawardy, dari Abdurrahman bin Humaid, dari ayahnya, Abdurrahman bin Auf, bahwa nabi Saw berkata: “Abu Bakr di surga, Umar di surga, Ali di surga, Usman di surga, Thalhah di surga, Zubair di surga, Abdurrahman bin Auf di surga,  Sa’d bin Abi Waqqash di surga, Said bin Zaid bin Amru bin Nufail di surga, dan Abu Ubaidah bin Jarrah di surga.” 

Hakikatnya, Imam Ahmad dan Imam Tirmidzi meriwayatkan hadis ini dalam beberpa periwayatan dan dengan berbagai lafal isi hadis yang berbeda. Akan tetapi penulis rasa pembahasannya tidak lah tepat untuk dipaparkan saat ini. Cukuplah bagi kita mengamini bahwa para ulama hadis telah banyak meneliti hadis ini dan menyatakan kesahihan hadis dari sisi sanad maupun matannya. Dan hadis ini menyatakan secara nyata tentang status 10 orang di antara spara sahabat Rasulullah di akhirat nanti.

Biografi singkat tentang 10 orang sahabat yang dijamin masuk surga oleh Rasulullah Saw

  1.       Abu Bakr Ash Shiddiq

Beliau adalah ‘Sang Pembenar’ Rasulullah Saw, Khalifah pertama dari 4 khalifah pengganti Rasulullah Saw. Lahir 50 tahun sebelum hijrah dan wafat 13 H. Beliau adalah orang pertama dari kalangan sahabat dewasa Rasulullah yang beriman. Saat masa pemerintahannya sebagai khalifah, Abu Bakr mulai menata pemerintahan negara Islam saat itu; memilih wakilnya di sejumlah daerah, memperluas wilayah kekuasaan, menata pemerintahan. Salah satu jasanya yang kekal dikenang sejarah adalah upayanya untuk memerangi para penentang zakat selepas peninggalan Rasulullah Saw.

  1.       Umar bin Khattab

Julukannya adalah Al Faruq, ‘Sang Pembeda.’ Beliau adalah pengganti dari khalifah Rasulullah Abu Bakr, karena tidak ingin menyematkan kata pengganti dari pengganti maka ia menyebut jabatannya saat ini adalah ‘Amirul Mukminin’ yang secara harfiah berarti ketua dari kaum mukminin. Lahir 40 tahun sebelum hijrah dan wafat pada tahun 23 H. Umar adalah sosok yang berani dan tidak pandang bulu akan kebenaran. Beliau bergelar Imam Ahlu Ra’yi, atau rujukan para penggagas logika dalam syariat Islam. Hal ini tidak terlepas dari keistimewaannya dalam ranah pensyariatan, banyak hukum-hukum turun atas insting kuat pembelaan hukum Islam, salah satunya adalah tentang ayat wajib berhijab.

Install Takwa App
  1.       Usman bin Affan

Beliau menikahi dua puteri Rasulullah Saw, Ruqayyah dan Ummu Kultsum, karena itu ia digelari dengan Dzun Nurain, ‘Sang Pemilik Dua Cahaya. Beliau adalah khalifah ke tiga setelah Abu Bakr dan Umar. Sama seperti pendahulunya, beliau adalah di antara pemeluk Islam pertama dari kalangan sahabat Rasulullah. Salah satu sumbangsih terbesarnya ke pada Islam adalah terkumpulnya Al Quran menjadi satu dan pembukuannya. Kekuasaan Islam di masa pemerintahannya sudah mencapai Afrika dan beberapa negara di balik sungai Efrat, karena itu di masanya, Islam pertama kali memiliki armada perang kelautan.

  1.       Ali bin Abi Thalib

Selepas gugurnya Usman bin Affan dalam sebuah peristiwa fitnah yang kejam, didaulat lah Ali bin Abi Thalib sebagai khalifah ke empat. Beliau adalah anak paman, yaitu sepupu Rasulullah. Beliau merupakan kalangan awal yang beriman dari kalangan anak-anak. Lahir pada tahun 23 sebelum hijrah dan wafat di tahun ke 40 setelah hijrah. Selain sebagai sepupu, Ali bin Abi Thalib juga merupakan menantu dari Rasulullah. Beliau adalah suami dari Fathimah bintu Muhammad Saw. Dari beliau lah keturunan Rasulullah Saw yang dikenal dengan sebutan Ahlul Bait berasal. 

  1.   Zubair bin Awwam

Beliau lahir pada tahun 28 sebelum hijrah dan wafat pada tahun 36 H dan dijuluki sebagai ‘Hawari Rasulullah’, atau ‘tema-teman setia Rasulullah.’ Silsilah keturunannya masih terbilang dekat dari Rasulullah, karena beliau adalah anak dari paman Khadijah bintu Khuwailid, istri pertama Rasulullah. Termasuk dari kalangan pembesar sahabat Rasulullah Saw yang turut serta dalam dua hijrah awal masa Islam. Salah seorang dari ahlu syura para sahabat saat pemilihan Usman bin Affan sebagai khalifah pengganti Umar bin Khattab. Di akhir masa hidupya, beliau sempat turut serta menjadi perselisihan besar di antara para sahabat, hingga beliau dan Thalhah berada di barisan lawan Imam Ali bin Abi Thalib.

  1.       Thalhah bin Ubaidillah

Beliau dilahirkan dan wafat di tahun yang sama dengan sahabat Zubair bin Awwam. Rasulullah dalam sebuah hadis menyebutkan, barang siapa yang hendak melihat seorang syahid yang berjalan di atas bumi maka lihatlah Thalhah bin Ubaidillah. Beliau turut serta dalam seluruh peperangan yang disertai oleh Rasulullah kecuali peristiwa Badar. Salah satu perangai heroik yang dilakukan olehnya adalah sebuah peristiwa di perang Uhud, beliau “memasang badan” untuk melindungi Rasulullah Saw dari serangan musuh yang saat itu sedang unggul, karena itu salah satu tangannya hingga putus terkena tabasan kafir Quraisy.

  1.       Abdurrahman bin ‘Auf

Beliau di antara para sahabat nabi Saw yang diberkahi harta yang berlimpah dan dermawan atas hartanya. Lahir pada tahun 43 SH dan wafat pada dan wafat pada tahun 32 H. Beliau pernah mendermakan setengah hartanya untuk jalan Allah Swt, mendermakan 500 unta untuk keperluan perang dan amalan baik lainnya. Beliau turut serta dalam seluruh peperangan yang disertai oleh Rasulullah. Saat wafat beliau mendermakan 150 dinar untuk para sahabat Badar yang tersisa, sejumlah besar harta untuk istri-istri nabi. Dan selepas itu beliau masih meninggalkan banyak harta untuk pewaris hartanya.

  1.       Sa’d bin Abi Waqqash

Beliau termasuk salah satu kalangan sahabat pertama yang beriman. Lahir pada 23 S.H dan wafat pada tahun 55 H. Umar bin Khattab telah menetapkannya sebagai satu di antara enam forum sahabat untuk bermusyawarah dalam perkara keislaman. Merupakan sahabat yang mahir dalam menggunakan panah, dikatakan juga beliau adalah kalangan sahabat pertama yang memanah musuh di masa Rasulullah. Di banyak peperangan beliau kerap diberikan amanah untuk memimpin pasukan panah. Di masa Umar bin Khattab, beliau diperintahkan untuk memimpin Kuffah (Iraq saat ini), dengan itu beliau adalah pemimpin Islam pertama kota Kuffah.

  1.       Sa’id bin Zaid

Meskipun tidak memiliki kemasyhuran seperti 9 sahabat lainnya, Sa’id bin Zaid masihlah yang paling utama di antara banyak sahabat Rasulullah. Beliau lahir pada tahun 22 sebelum hijrah dan wafat pada 51 H. Istrinya adalah saudara dari Umar bin Khattab, Fatimah bintu Khattab, begitupun istri Umar adalah adik dari Sa’id, Atikah bintu Zaid. Beliau menghadiri seluruh peperangan yang disertai Rasulullah kecuali Badar. Dan merupakan salah satu yang pertama memeluk Islam dari kalangan sahabat. Di masa kekhalifahan selepas nabi beliau pernah memimpin Damaskus atau Suriah di hari ini.

  1.   Abu Ubaidah bin Jarrah

Beliau dilahirkan pada tahun 40 S.H dan wafat pada tahun 18 H. Termasuk dari kalangan sahabat yang berislam. Nabi Saw menggelarinya dengan sebutan Aminul Ummah, maksudnya Abu Ubaidah merupakan sahabat yang menjaga amanah dengan sangat baik, dan menunaikannya kepada yang berhak. Di masa Umar bin Khattab, beliau dipilih untuk menggantikan Khalid bin Walid sebagai panglima perang Islam saat itu. Di tangannya beberapa kota berhasil ditaklukan, salah satunya adalah Damaskus.

Baca juga: Kemuliaan Manusia Perspektif Al Quran dan Hadis

Demikian tadi adalah profil singkat dari 10 sahabat Rasulullah yang dijamin masuk surga oleh Rasulullah Saw. Perlu dimengerti sebelumnya, pengelompokan ke sepuluh sahabat ini tidak menafikan kemuliaan sahabat Rasulullah lainnya, masih banyak sahabat lainnya yang memiliki kemuliaan setara mereka. Salah satu hikmah yang dapat dipetik dari pengelompokan ini adalah agar umat Islam sekalian berkaca dari sirah dan biografi mereka.

Meski singkat, telah dijelaskan keistimewaan masing-masing dari para sahabat tadi. Jika diteliti lagi, masing-masing dari para sahabat memiliki keutamaan amalan yang berbeda dari pada yang lainnya. Ada yang mulia karena akhlak, harta, ilmu, kelihaian berperang dll. Dengan itu terbuka medan-medan perjuangan bagi umat Rasulullah untuk meniru satu atau dua orang sahabat yang telah kami sebutkan di atas untuk meraih rida Allah Swt.

Wallahua’lam bishawab

_

 

Penulis:

Albi Tisnadi Ramadhan,

Sedang menempuh studi di Universitas Al Azhar, Kairo. Fakultas Studi Islam dan Bahasa Arab.

 

Editor:

Azman Hamdika Syafaat

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *